Embun Beku Pertama
Baca Lainnya
- Memuat rekomendasi artikel...
Karya : Finalia Ruci
Di ujung malam
yang menahan napas,
jatuhlah embun terakhir
dan membeku dalam diam.
Embun beku pertama,
tak bersuara,
namun dunia berubah dalam satu helaan dingin.
Rumput-rumput
berkilau seperti pecahan bintang,
jendela-jendela jadi kanvas kabut,
dan jejak-jejak kaki
tertinggal sementara,
seperti rahasia yang belum selesai diceritakan.
Udara membawa
wangi perpisahan,
bukan dari seseorang,
melainkan dari hangat yang perlahan pamit.
Burung pun menunduk pada dahan,
seolah tahu:
musim tak pernah datang tanpa alasan.
Dan aku,
berdiri di antara pagi dan kenangan,
menyentuh lapisan tipis pada pagar tua,
merasakan dingin itu sampai ke dalam dada—
bukan sekadar cuaca,
melainkan rasa
yang pernah membeku…
dan mungkin belum mencair sejak itu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar