PMII PSIKES

Ekosistem terganggu, alam mangadu

PMII Rayon Psikes Agustus 26, 2026

Baca Lainnya

  • Memuat rekomendasi artikel...



Pada suatu hari A, B, dan C sedang belajar bersama dirumah B untuk mengerjakan tugas

prakarya kreasi dari barang bekas tentang alam. 

A  : “ Kita mau tema apa untuk tugas ini?”

B  : “ Kalau aku belum ada belum ada gambaran sih.”

C  : “ Gimana kalau kita cari yang lagi viral aja? ”

B : “ Boleh juga tuh. ”

Masing-masing mencari referensi. A melihat berita di tiktok yang lewat di berandanya berita tersebut berisi tentang bencana alam banjir dan tanah longsor melanda tanah Sumatera Utara dan Sumatera Barat. 

A  : “ Lihat ini!”

Semua melihat apa yang ditunjukkan oleh A. 

“Serangkaian bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor terjadi di wilayah utara dan tengah Sumatera pada akhir November 2025,bencana ini berdampak pada daerah Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kondisi cuaca ekstrem merupakan pemicu utama terjadinya banjir dan tanah longsor, namun para ahli dan organisasi masyarakat sipil menilai kehancuran yang pasif merupakan hasil dari kombinasi cuaca buruk dengan kelemahan ekologis akibat degradasi hutan di wilayah hulu. Bencana ini memakan banyak korban dengan 1.177 orang tewas dan 148 orang lainnya masih hilang. Banyaknya korban jiwa yang diakibatkan bencana ini menjadikannya sebagai bencana alam paling mematikan di Indonesia sejak gempa bumi dan tsunami Sulawesi pada 2018, yang menewaskan 4.340 jiwa.” (id.wikipedia.org

A : “ Innalillahi, bencana kali ini banyak memakan korban ya…”

B  : “ Iya…”

C  : “ Semoga yang disana diberi kesabaran ya…”

A & B : “ Aamiin.”


A : “ Banjir dan tanah longsor dapat terjadi karena curah hujan yang tinggi.”

C : “ Bisa juga dari ulah manusia yang sering membuang sampah sembarangan sehingga saluran air tersumbat dan penebangan hutan secara liar sehingga kurangnya peresapan air.”

B : “ Gimana kalau ini kita jadikan tema buat tugas?”

A : “ Menarik tuh, kita bisa mengajak teman-teman untuk menjaga lingkungan sekitar.” 

C : “ Setuju.”

A, B, dan C mulai membuat kreasi

Keesokan harinya suasana kelas XII IPA penuh dengan suara masing-masing kelompok yang

menyiapkan presentasi nanti. 

C : “ Ini sudah selesai kan?” 

A & B : “ Sudah.”

Tepat pukul 07.00 WIB guru pengampu mata pelajaran kimia masuk kedalam kelas. Semua

duduk dengan masing-masing kelompok.  

Bu Guru : “ Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi anak-anak…” Siswa : “ Pagi bu.”

Bu Guru : “ Gimana tugasnya? Sudah selesai?”

Siswa : “ Sudah bu.”

Bu Guru : “ Coba sebutkan tema masing-masing kelompok dari kelompok satu ya!”

Kelompok 1 : “ Kelompok satu  struktur bumi.”

Kelompok 2 : “ Kelompok dua cuaca dan iklim.”

Kelompok 3 : “ Kelompok tiga Bencana alam.”

Bu Guru : “ Jelaskan maksud dari tema kalian!”

Kelompok 3 menjelaskan

A : “ Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh kami kelompok tiga menyungsung tema bencana alam karena kami ingin mengajak kita semua ingat betapa pentingnya keseimbangan ekosistem bagi alam kita ini.”

C : “ Mengingat terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor di Sumatera.”

B : “ Bencana alam dapat terjadi karena cuaca ekstrem dan ulah manusia.”

A : “ Semua makhluk hidup di bumi, terutama manusia memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan menjaga keseimbangan ekosistem di bumi merupakan salah satu upaya dalam menjaga bumi tempat tinggal kita.”


A : “ Banjir bandang dapat terjadi karena kurangnya kesadaran dan kepedulian manusia terhadap lingkungan yang sehat. Manusia sering membuang sampah sembarangan, sampah plastik menumpuk di saluran air yang mengakibatkan air meluap ke pemukiman, sampah plastik yang dibuang di tanah tidak dapat terurai dengan baik sehingga membuat kualitas tanah menurun, limbah pabrik yang dibuang ke laut membuat air laut tercemar  akhirnya ikan-ikan banyak yang mati, limbah pabrik juga menjadikan air menjadi tidak sehat, selain itu sampah-sampah yang menumpuk dapat menimbulkan banyak bakteri yang berbahaya.”


C : “ Selain itu banjir terjadi karena kurangnya lahan resapan air banyak pohon yang di tebang sehingga ketika hujan tidak ada yang menyerap air, yang biasanya air diserap oleh akar pohon sehingga air dapat ditampung dan meminimalisir terjadinya banjir.”


A : “ Tanah longsor terjadi karena penebangan liar yang sering dilakukan, harusnya jika menebang pohon menggunakan sistem tebang pilih agar fungsi hutan sebagai pagar alam dan paru-paru dunia tetap berjalan dengan baik. Jika penebangan liar terus dilakukan maka keseimbangan alam pun mulai terganggu.”


C : “ Menjaga keseimbangan ekosistem dari hal kecil saja yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya.”


B : “ Maka dari itu mari kita jaga keseimbangan ekosistem alam, agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat serta aman dari bencana.”


A : “ Sekian dari kelompok kami semoga bermanfaat dan membuat kita semakin bersemangat dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” Bu Guru : “ Terima kasih pada semua kelompok yang telah menjelaskan, keseimbangan ekosistem sangatlah penting untuk bumi kita ini, jadi kita harus menjaga dengan sungguh-sungguh agar tercipta bumi yang sehat dan aman. Baik terimakasih untuk hari ini, ibu pamit assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”

Siswa : “ Terimakasih kembali ibu, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” 

Kelas pada hari ini berakhir semua kelompok membereskan kreasi masing-masing dan

dikumpulkan di kantor. 

 

Pesan moral : Jagalah keseimbangan ekosistem untuk bumi kita


Penulis : Febiani M.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar