Ekosistem terganggu, alam mangadu
Baca Lainnya
- Memuat rekomendasi artikel...
Pada suatu hari A, B,
dan C sedang belajar bersama dirumah B untuk mengerjakan tugas
prakarya kreasi dari
barang bekas tentang alam.
A
: “ Kita mau tema apa untuk tugas ini?”
B
: “ Kalau aku belum ada belum ada gambaran sih.”
C
: “ Gimana kalau kita cari yang lagi viral aja?
”
B : “ Boleh juga tuh. ”
Masing-masing
mencari referensi. A melihat berita di tiktok yang lewat di berandanya berita
tersebut berisi tentang bencana alam banjir dan tanah longsor melanda tanah
Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
A
: “ Lihat ini!”
Semua melihat apa
yang ditunjukkan oleh A.
“Serangkaian bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah
longsor terjadi di wilayah utara dan tengah Sumatera pada akhir November
2025,bencana ini berdampak pada daerah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Kondisi cuaca ekstrem merupakan pemicu utama terjadinya banjir dan tanah
longsor, namun para ahli dan organisasi masyarakat sipil menilai kehancuran
yang pasif merupakan hasil dari kombinasi cuaca buruk dengan kelemahan ekologis
akibat degradasi hutan di wilayah hulu. Bencana ini memakan banyak korban
dengan 1.177 orang tewas dan 148 orang lainnya masih hilang. Banyaknya korban
jiwa yang diakibatkan bencana ini menjadikannya sebagai bencana alam paling
mematikan di Indonesia sejak gempa bumi dan tsunami Sulawesi pada 2018, yang
menewaskan 4.340 jiwa.” (id.wikipedia.org)
A : “ Innalillahi, bencana kali ini banyak
memakan korban ya…”
B
: “ Iya…”
C
: “ Semoga yang disana diberi kesabaran ya…”
A & B : “ Aamiin.”
A : “ Banjir dan tanah longsor dapat terjadi karena curah hujan yang tinggi.”
C : “ Bisa juga dari ulah manusia yang sering membuang sampah sembarangan sehingga saluran air tersumbat dan penebangan hutan secara liar sehingga kurangnya peresapan air.”
B : “ Gimana kalau ini kita
jadikan tema buat tugas?”
A : “ Menarik tuh, kita bisa mengajak teman-teman untuk menjaga lingkungan sekitar.”
C : “ Setuju.”
A, B, dan C mulai membuat kreasi
Keesokan harinya suasana kelas
XII IPA penuh dengan suara masing-masing kelompok yang
menyiapkan presentasi
nanti.
C : “ Ini sudah selesai
kan?”
A & B : “ Sudah.”
Tepat pukul 07.00 WIB
guru pengampu mata pelajaran kimia masuk kedalam kelas. Semua
duduk dengan masing-masing kelompok.
Bu Guru : “ Assalamu'alaikum
warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi anak-anak…” Siswa : “ Pagi bu.”
Bu Guru : “ Gimana tugasnya?
Sudah selesai?”
Siswa : “ Sudah bu.”
Bu Guru : “ Coba sebutkan tema
masing-masing kelompok dari kelompok satu ya!”
Kelompok 1 : “ Kelompok satu struktur bumi.”
Kelompok 2 : “ Kelompok dua cuaca
dan iklim.”
Kelompok 3 : “ Kelompok tiga
Bencana alam.”
Bu Guru : “ Jelaskan maksud dari
tema kalian!”
Kelompok 3 menjelaskan
A : “ Assalamu'alaikum warahmatullahi
wabarakatuh kami kelompok tiga menyungsung tema bencana alam karena kami ingin
mengajak kita semua ingat betapa pentingnya keseimbangan ekosistem bagi alam
kita ini.”
C : “ Mengingat terjadinya
bencana alam banjir dan tanah longsor di Sumatera.”
B : “ Bencana alam dapat terjadi
karena cuaca ekstrem dan ulah manusia.”
A : “ Semua makhluk hidup di bumi, terutama
manusia memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan
menjaga keseimbangan ekosistem di bumi merupakan salah satu upaya dalam menjaga
bumi tempat tinggal kita.”
A : “ Banjir bandang dapat terjadi karena kurangnya
kesadaran dan kepedulian manusia terhadap lingkungan yang sehat. Manusia sering
membuang sampah sembarangan, sampah plastik menumpuk di saluran air yang
mengakibatkan air meluap ke pemukiman, sampah plastik yang dibuang di tanah
tidak dapat terurai dengan baik sehingga membuat kualitas tanah menurun, limbah
pabrik yang dibuang ke laut membuat air laut tercemar akhirnya ikan-ikan banyak yang mati, limbah
pabrik juga menjadikan air menjadi tidak sehat, selain itu sampah-sampah yang
menumpuk dapat menimbulkan banyak bakteri yang berbahaya.”
C : “
Selain itu banjir terjadi karena kurangnya lahan resapan air banyak pohon yang
di tebang sehingga ketika hujan tidak ada yang menyerap air, yang biasanya air
diserap oleh akar pohon sehingga air dapat ditampung dan meminimalisir
terjadinya banjir.”
A : “ Tanah longsor terjadi karena
penebangan liar yang sering dilakukan, harusnya jika menebang pohon menggunakan
sistem tebang pilih agar fungsi hutan sebagai pagar alam dan paru-paru dunia
tetap berjalan dengan baik. Jika penebangan liar terus dilakukan maka
keseimbangan alam pun mulai terganggu.”
C : “ Menjaga keseimbangan ekosistem dari
hal kecil saja yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya.”
B : “ Maka dari itu mari kita jaga
keseimbangan ekosistem alam, agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat
serta aman dari bencana.”
A : “ Sekian dari kelompok kami semoga bermanfaat dan membuat
kita semakin bersemangat dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.” Bu Guru : “ Terima kasih pada semua kelompok yang
telah menjelaskan, keseimbangan ekosistem sangatlah penting untuk bumi kita
ini, jadi kita harus menjaga dengan sungguh-sungguh agar tercipta bumi yang
sehat dan aman. Baik terimakasih untuk hari ini, ibu pamit assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.”
Siswa : “ Terimakasih kembali ibu, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Kelas pada hari ini
berakhir semua kelompok membereskan kreasi masing-masing dan
dikumpulkan di
kantor.
Pesan moral : Jagalah
keseimbangan ekosistem untuk bumi kita
Penulis : Febiani M.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar